Ratusan santri dan warga Muslim Papua menerima wakaf Al-Qur’an pada Jumat (4/9/2021) lalu, melalui MyFundAction Indonesia.

Ada 198 Mushaf Al-Qur’an dan 300 pcs Iqra’ yang diwakafkan dalam penyaluran perdana Wakaf Al-Qur’an untuk Pelosok Indonesia. Program ini adalah inisiasi MyFundAction Indonesia untuk membantu santri penghafal Al-Qur’an, anak yatim, dan kaum Muslim yang masih kesulitan memiliki Al-Qur’an.

Contohnya Dek Faiza (9), santri penghafal Al-Qur’an di Jayapura yang menerima wakaf mushaf melalui MyFundAction Indonesia. “Faiza mau dapat pahala dan pahalanya sampai ke orang tua,” ujar Faiza pada tim MyFundAction Indonesia.

Kegiatan ini turut dihadiri para pemuda inspiratif seperti Zayn Bin Sef (21), mahasiswa Universitas Al-Azhar Mesir asal Indonesia; Aulia Alma Utami (24), alumni MBA ITB; dan Shinto Fitrio (24), Branch Manager MyFundAction Indonesia.

Sebagai langkah lanjutan, MyFundaction Indonesia menargetkan 10.000 mushaf Al-Qur’an untuk diwakafkan ke berbagai pelosok di Indonesia. Hal ini sehubungan dengan misi MyFundAction untuk mendukung SDGs melalui Program Aksi Waqaf #CahayaUntukTimur yang berkelanjutan.

“Kita memilih program SDGs no. 4: Quality Education, dengan memberikan kualitas edukasi melalui pendidikan nilai-nilai Islam dan belajar mengamalkannya melalui program Waqaf Al-Quran. Tentunya dengan memerhatikan manfaat yang berkelanjutan,” ujar Shinto.

Untuk itu, MyFundAction Indonesia kembali membuka kesempatan untuk muslim Indonesia mewakafkan mushaf ke berbagai pelosok Indonesia.

Shinto menambahkan, “Tidak hanya Papua, kami ingin saudara Muslim kita di pelosok lainnya juga memiliki mushaf. Semoga dengan ini, kita bisa memenuhi kebutuhan mushaf di berbagai wilayah Indonesia.” (CVT)

Similar Posts